Seni itu tidak ada batasnya, sebuah kreativitas seni dapat disalurkan
kemanapun dan dimanapun, termasuk ke dalam sebuah buku. Bukan sebuah
seni lukis atau gambar, namun disini buku untuk dipahat. Seni pahat buku
sebenarnya bukanlah hal baru karena sudah ada sejak lama. Namun sampai
saat ini dan hingga kapanpun, seni pahat buku tetap mampu membuat orang
berdecak kagum.
Jumat, 13 Juni 2014
10 Lukisan Paling Terkenal di Dunia
Banyak sekali lukisan-lukisan bernilai seni tinggi hasil karya para
pelukis terkenal di dunia. Namun tidak banyak yang menjadi terkenal dan
melegenda di dunia.
Berikut adalah 10 lukisan yang paling terkenal di dunia :
1. Mona Lisa oleh Leonardo Da Vinci
Mona Lisa adalah lukisan yang fenomenal dari dulu hingga sekarang,
lukisan ternama dan paling ikonik di seluruh jagat. Lukisan cat minyak
di atas panel popular ini sempat hilang pada tahun 1911 sebelum
ditemukan lagi selang dua tahun kemudian. Kini “Mona Lisa” tersimpan di
Museum Louvre yang terletak di Paris Lukisan itu menunjukkan seorang
wanita memandang penampil dengan apa yang sering digambarkan sebagai
“senyum misterius”. Mona Lisa mungkin adalah bagian yang paling terkenal
dalam sejarah seni; beberapa karya lain seni adalah sebagai romantis,
merayakan, atau direproduksi.Semoga menambah wawasan kita semua
2. Starry Night oleh Vincent Van Gogh
Starry Night merupakan lukisah terkenal dunia yang dibuat Vincent Van
Gogh. Starry Night menggambarkan sebuah lukisan klasik yang memanggil
emosi dari ketenangan di menara gereja ke alam bebas meninggalkan warna
yang digunakan untuk langit malam itu.
3. The Kiss oleh Gustav Klimt
Gustav Klimt, master Vienna melukis lukisan Kiss pada tahun 1907.
Lukisan ini menggambarkan kekasih yang dikelilingi oleh selimut emas dan
ornamen berbagi saat gairah geser, lukisan ciuman yang sempurna.
4. Luncheon of the Boating Party oleh Pierre Auguste Renoir
Lukisan Luncheon of the Boating Party ini menggambarkan sekelompok teman
Renoir’s bersantai di balkon sepanjang Sungai Seine. Dalam lukisan ini
Renoir telah menangkap sukacita dari kelas pertengahan akhir abad ke-19
Prancis, ini adalah lukisan hidup yang membawa kebahagiaan dan
kegembiraan ke setiap ruangan.
5. Girl with a Pearl Earring oleh Jan Vermeer
Lukisan karya Jan Vermeer ini menggambarkan foto diri seorang gadis,
uang diasumsikan hendak melangsungkan pernikahan. Titik pandangan
lukisan ini terletak pada permainan warna di latar lukisan dan di bagian
anting telinga. Saking populernya “Girl with a Pearl Earring sering
disandingkan dengan “Mona Lisa” karya Leonardo Da vinci. Lukisan ini
bahkan mendapat julukan “Mona Lisa of the north” atau “The Dutch Mona
Lisa”. Saat ini, lukisan ini tersimpan di The Maurtshuis in The Hague..
6. Café Terrace at Night oleh Vincent Van Gogh
Dalam lukisan berjudul “Cafe Terrace at Night”, Vicent Van Gogh
memamerkan kehangatan warna dan kedalaman perspektif dari kafe Aries
pada pertengahan September 1888. Kini, kafe yang terletak di Perancis
ini disebut dengan nama kafe van Gogh. “Cafe Terrace at Night” juga
disebut dengan nama “the Cafe Terrace on the Place du Forum”. Mski tidak
dibubuhi tandatangan sang pelukis, van Gogh beberapa kali menyebut
lukisan ini dalam surat-suratnya. Tak ada yang meragukan keabsahan
lukisan ini sebagai buah karya dari van Gogh. Saat ini, “cafe Terrace at
Night” disimpan di Museum Kroller-Muller di otterlo, Belanda
7. Corner of the Garden at Montgeron oleh Claude Monet
Lukisan ini terkenal oleh Monet awalnya diciptakan pada tahun 1877.
Monet dikenal sebagai impresionis klasik. Di Sudut Taman di Montgeron,
Monet telah menangkap sifat yang selalu berubah cahaya dan warna.
8. The Dream oleh Pablo Picasso
Pablo Picasso memelopori gerakan seni modern disebut Kubisme dan secara
luas diakui sebagai artis yang paling penting dari abad ke-20. Pablo
Picasso merupakan pelukis yang pertama kali mengenalkan Cubism, sebuah
aliran seni modern. Ia juga dianggap sebagai sosok seniman paling
berpengaruh sepanjang abas 20. Salah satu lukisan Pablo yang terkenal
yaitu Le Reve (The Dream dalam bahasa Perancis) yang ia buat pada tahun
1932. Sosok wanita dalam lukisan minyak dengan media kanvas berukuran
130 cm x 97 cm ini tak lain adalah kekasih Pablo.
9. The Persistence of Memory oleh Salvador Dali
Mungkin lukisan paling terkenal oleh Salvador Dali, The Persistence of
Memory diciptakan pada tahun 1931 dan sekarang ditampilkan di Museum of
Modern Art di New York City. Dali memperkenalkan arloji saku lebur dalam
lembaran ini. Anda juga bisa melihat sosok manusia di tengah lukisan.
10. From the Lake oleh Georgia O’Keeffe
Georgia O’Keefe menghabiskan hari-harinya di Danau George, New York pada
awal 1900-an, yang telah mengilhami banyak karyanya. Lukisan ini
menampilkan gelombang lembut dan riak Danau George.
Sumber : http://ary9blue.blogspot.com/2013/08/10-lukisan-paling-terkenal-di-dunia.html#ixzz34XUIXak1
Kisah Serba Salah Ayah, Anak dan Seekor Keledai
Alkisah di suatu waktu, ada seorang lelaki yang hendak menjual
keledainya ke pasar. Dia mengajak anaknya semata wayang untuk berangkat
bersama. Berhubung tempat tinggal mereka jauh letaknya, maka dia
menyuruh anaknya untuk naik ke atas keledai tersebut, dan sang ayah
berjalan di depan sambil memegang tali kekang.
Selang beberapa lama mereka berpapasan dengan tetangga mereka, seorang
penebang kayu yang baru pulang dari hutan. Pria tersebut menyapa mereka
dan berbincang-bincang tentang tujuan mereka. Di akhir perbincangan, dia
berkata :
“Nak, harusnya kamu sadar diri. Ayahmu kan sudah tua, masa dia yang
harus berjalan kaki sementara kamu duduk santai di atas keledai. Dasar
anak tidak berbakti!”
Orang tersebut pun berlalu. Sang anak merasa tak enak, kemudian turun
dari keledainya dan menganjurkan supaya ayah-nya saja yang duduk di atas
keledai dan dia berjalan di depan sambil menuntun memegang tali kekang.
Sang ayah setuju.
Beberapa jauh kemudian, mereka berpapasan dengan rombongan pengelana dan kali ini sang ayah mendapat umpatan :
“Orang tua kejam, anaknya disuruh berjalan sementara dia sendiri
enak-enakan duduk di atas keledai. Dasar orang tua tidak berperasaan!”
Ayah dan anak itu pun tertegun. Setelah rombongan pengelana itu berlalu,
sang ayah pun memutuskan kalau lebih baik mereka berdua naik bersama di
atas keledai tersebut. Sang anak pun menurut. Lalu mereka melanjutkan
perjalanan dengan harapan tidak akan ada orang lain yang mencela mereka.
Setelah mendekati daerah pasar, mereka melihat seorang ibu yang sedang
dalam perjalan pulang dari pasar. Dari kejauhan mereka dapat melihat
kalau ibu itu memperhatikan mereka, tetapi sang ibu tidak melontarkan
satu kata pun. Merasa kali ini mereka sudah membuat keputusan yang
tepat, mereka terus berjalan hingga berpapasan dengan sang ibu.
Tiba-tiba ibu itu dengan lantang berkata :
“Eee, kalian benar-benar manusia gak berprihewanan. Keledai sudah kecil
begitu masih aja dipaksa ngangkut kalian berdua! Heran deh gue???”
Jengkel dengan komentar orang-orang, maka ayah dan anak itupun turun
dari keledai, dan mereka berjalan di samping menuntun keledai. Melihat
hal itu, orang-orang pun tak hentinya bekomentar lagi :
“Lihatlah, betapa bodohnya mereka. Mereka punya keledai untuk
dikendarai, malah mereka hanya menuntun keledainya tidak ditunggangi.
Dasar ayah dan anak sama-sama o’on!”
Akhirnya mereka berdua hanya bisa diam.
Kisah ini adalah kiasan, bukankan hal seperti itu sering terjadi dalam
kehidupan kita? Memang sulit untuk memuaskan keinginan semua orang
karena sering kali selalu salah dimata mereka. Yakinlah akan perbuatan
dan tujuan baik yang dilakukan, jangan tergantung pada pandangan dan
pendapat orang lain. Jika itu tujuan dan cara yang benar, maka
lakukanlah.
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2014
Download ukuran 3000 x 4800 pixels di sini (MediaFire)

Download ukuran 3000 x 4800 pixels di sini (MediaFire)
Cara Membuat Stiker Sederhana Menggunakan Printer Rumahan
Stiker, siapa yang tak kenal dengan benda yang satu ini, unik, lucu,
seru dan mempunyai gambar dan bentuk yang beraneka ragam. Dibalik proses
pembuatannya yang lumayan ribet, ternyata ada juga loh cara pembuatan
yang simpelnya (alias praktis). Buat sobat yang ingin mencoba membuat
stiker sendiri di rumah, saya punya triknya nich. Caranya gampang kok,
saya sudah mencobanya dan hasilnya cukup memuaskan. Gak beda jauh sama
stiker-stiker yang dijual di pasar atau toko-toko stiker. Hanya saja,
karna ini terbuat dari tinta printer rumahan, warnanya gak tahan
terhadap sinar matahari.
1. Siapkan alat dan bahan untuk membuat stikernya:
- Komputer dan printer
- Kertas Stiker HVS (alias kertas stiker yang atasnya kertas yang bisa diprint pake printer rumahan)

- Kertas Stiker Bening (Transparan)
- Penggaris, gunting, dan cutter
2. Siapkan gambar yang sobat inginkan, bisa dicari di internet.
3. Edit lah gambar yang diinginkan di komputer, bisa menggunakan program Corel Draw ataupun Photoshop, sesuai yang sobat kuasai.
4. Print lah gambar yang sudah di edit diatas kertas stiker HVS
5. Tempelkan stiker bening diatasnya, pelan-pelan tempelkan seluruhnya
ke atas gambar dengan menggunakan penggaris, agar tidak ada gelembung
udara didalamnya. Tujuan ditempelkan stiker bening adalah agar warnanya
tidak cepat luntur dan pudar.
6. Setelah tertempel semuanya dan rapih, guntinglah sesuai selera, bisa mengikuti alur gambar atau berbentuk kotak. bisa menggunakan gunting atau cutter yang ujungnya lancip, agar mudah membentuk goresannya.
Dan inilah hasil beberapa stiker yang sudah jadi. Sobat bisa menggunakan gambar apa saja, logo klub bola juga bisa.
Sumber : http://ary9blue.blogspot.com/2013/09/cara-membuat-stiker-sederhana.html#ixzz34XRdtSgJ
Kuatkan Aku ya Allah..
Aku bahagia meskipun terkadang aku menangis sendirian atas apa yang
sedang terjadi dan aku rasakan dalam hidupku. Ya, sendirian. Karena
tidak semua orang bisa merasakan apa yang aku rasakan. Bisa menjalani
apa yang aku jalani. Bisa menghadapi apa yang aku hadapi. Mungkin kalian
beranggapan ini berlebihan. Tapi ini yang aku hadapi. Kenyataan yang
aku harus jalani. Meskipun aku tau bukan hanya aku yang memiliki
masalah. Kamu, kamu atau kamu pun memiliki masalah. Tapi inilah
kenyataan yang ku hadapi. Aku gak ingin mengeluh, tapi kepada siapa lagi
aku harus berbagi selain kepada Tuhanku. Iya, Tuhanku. Karena selama
ini aku hanya bisa mengadu dan berbagi kepadaNya. Disujud terakhir
kuselipkan do’a dan harapan yang terbaik untukku dan keluarga. Seusai
salam, seusai tahlil, tahmid, dan takbir diatas sajadah ku kembali
mencurahkan semua yang ku rasa. Semua yang membuat dada ini sesak, semua
yang membuat batin ini menangis dan berteriak. Mencurahkan apa yang aku
rasakan, apa yang aku hadapi dan jalani selama ini kepadaNya. Iya, pada
sang ILLAHI Rabb. tapi bukan berarti hidupku tak merasakan bahagia. Aku
bahagia, tapi aku juga punya sisi lain.
Entah aku sangat begitu membutuhkan seseorang untuk tempatku berkeluh kesah, menceritakan dan berbagi apa yang sedang aku hadapi. Apa yang sedang aku jalani selain kepada Tuhanku. Tapi inilah kenyataannya aku hanya bisa mengadu diatas sajadahku kepadaNya :”
Tapi aku selalu mencoba untuk berfikir positif, “kalau Tuhan memberikan semua ini karena Dia sangat menyayangiku. Tuhan ingin melihatku kuat menghadapi semua ini. Tuhan ingin melihat keimananku dibalik semua ini.” Ya, kata-kata itu yang selalu aku fikirkan agar tak membuat diriku semakin down :’)
Tapi meskipun begitu sering kali aku merasa tidak sanggup, tidak mampu untuk menghadapi semua ini. Seringkali ku menahan air mata, menyimpan sedih yang kurasa hanya untuk tidak terrlihat apa yang aku sebenarnya aku rasa. Berat untuk terus menyimpannya sendiri. Tidak semua menjalani apa yang aku jalani. Meskipun aku tau masih banyak cobaan yang orang diluar sana hadapi jauh lebih berat dariku. Tapi inilah masalahku, inilah yang aku rasa selama ini. Ini pula yang aku jalani.
Tapi, pasti mereka diluar sana banyak yang kuat tuk menghadapinya. Beruntunglah mereka yang begitu kuat. Namun, kuyakini sekuat-kuatnya mereka tuk mengahdapi setiap masalah, pasti juga punya saat dimana mereka akan berteriak dan mengeluarkan air mata. Ya, mengeluarkan air mata seperrtiku. Bukan karena cengeng dan lemah. Tapi justru disini letak kekuatan kami. Dimana kami harus berrpura-pura terrsenyum yang padahal hati menangis. Dimana harus bahagia yang padahal batin tersiksa.
Tapi, inilah kehidupan. Penuh dengan warna, teka-teki, perputaran dll. Tak ada yang tau apa yang harus teerjadi disetiap detik, menit, jam bahkan esok hari dikehidupan. Entah itu bahagia, suka, canda, sedih, tangis dll. Ya, karena semua itu rahasia sang pencipta. Hanya Tuhan yang tau dan menentukan apa yang akan terjadi dan harus kita hadapi dalam hidup.
Saat ini, aku hanya lelah Tuhan. Lelah tuk semua ini. Tapi tak apa kan jika saat ini aku menangis ? tak apa kan jika saat ini aku lagi-lagi mengeluh padaMu ? tak apa kan jika saat ini aku memohon padaMu ? dan taka pa kan jika saat ini ku ingin kau peluk aku sebentar saja ??
Jika tak apa dan kau mengizinkannya maka Tuhan, peluk aku sebentar saja. Peluk aku dengan kasih sayangMu. Beri hati ini kekuatan dengan cinta kasihMu yang tak akan pernah putus padaku. Jangan jauh dari hati ini Tuhan agar aku semakin siap dan kuat tuk menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya. Insyaallah aku janji, semoga setelah ini aku tidak akan mengeluh lagi.
Karena aku yakin, Engkau selalu ada dan akan selalu bersamaku. Selalu memberikan kekuatan cintaMu padaku.
Karena aku yakin, Engkau tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan hambaMu. Dan karena aku juga yakin, Engkau akan memberikan sesuatu yang jauh lebih indah setelah ini. Sesuatu yang indah pada waktunya :’)
Semoga diri ini makin kuat lagi dan terus bersyukur meski dalam keadaaan apapun. Semoga diri ini selalu dekat denganMu dan semoga diri ini bisa semakin lebih dewasa tuk menjalani dan menghadapi segala sesuatunya.
Aamiin, aamiin allahuma aamiin 0:’)
Entah aku sangat begitu membutuhkan seseorang untuk tempatku berkeluh kesah, menceritakan dan berbagi apa yang sedang aku hadapi. Apa yang sedang aku jalani selain kepada Tuhanku. Tapi inilah kenyataannya aku hanya bisa mengadu diatas sajadahku kepadaNya :”
Tapi aku selalu mencoba untuk berfikir positif, “kalau Tuhan memberikan semua ini karena Dia sangat menyayangiku. Tuhan ingin melihatku kuat menghadapi semua ini. Tuhan ingin melihat keimananku dibalik semua ini.” Ya, kata-kata itu yang selalu aku fikirkan agar tak membuat diriku semakin down :’)
Tapi meskipun begitu sering kali aku merasa tidak sanggup, tidak mampu untuk menghadapi semua ini. Seringkali ku menahan air mata, menyimpan sedih yang kurasa hanya untuk tidak terrlihat apa yang aku sebenarnya aku rasa. Berat untuk terus menyimpannya sendiri. Tidak semua menjalani apa yang aku jalani. Meskipun aku tau masih banyak cobaan yang orang diluar sana hadapi jauh lebih berat dariku. Tapi inilah masalahku, inilah yang aku rasa selama ini. Ini pula yang aku jalani.
Tapi, pasti mereka diluar sana banyak yang kuat tuk menghadapinya. Beruntunglah mereka yang begitu kuat. Namun, kuyakini sekuat-kuatnya mereka tuk mengahdapi setiap masalah, pasti juga punya saat dimana mereka akan berteriak dan mengeluarkan air mata. Ya, mengeluarkan air mata seperrtiku. Bukan karena cengeng dan lemah. Tapi justru disini letak kekuatan kami. Dimana kami harus berrpura-pura terrsenyum yang padahal hati menangis. Dimana harus bahagia yang padahal batin tersiksa.
Tapi, inilah kehidupan. Penuh dengan warna, teka-teki, perputaran dll. Tak ada yang tau apa yang harus teerjadi disetiap detik, menit, jam bahkan esok hari dikehidupan. Entah itu bahagia, suka, canda, sedih, tangis dll. Ya, karena semua itu rahasia sang pencipta. Hanya Tuhan yang tau dan menentukan apa yang akan terjadi dan harus kita hadapi dalam hidup.
Saat ini, aku hanya lelah Tuhan. Lelah tuk semua ini. Tapi tak apa kan jika saat ini aku menangis ? tak apa kan jika saat ini aku lagi-lagi mengeluh padaMu ? tak apa kan jika saat ini aku memohon padaMu ? dan taka pa kan jika saat ini ku ingin kau peluk aku sebentar saja ??
Jika tak apa dan kau mengizinkannya maka Tuhan, peluk aku sebentar saja. Peluk aku dengan kasih sayangMu. Beri hati ini kekuatan dengan cinta kasihMu yang tak akan pernah putus padaku. Jangan jauh dari hati ini Tuhan agar aku semakin siap dan kuat tuk menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya. Insyaallah aku janji, semoga setelah ini aku tidak akan mengeluh lagi.
Karena aku yakin, Engkau selalu ada dan akan selalu bersamaku. Selalu memberikan kekuatan cintaMu padaku.
Karena aku yakin, Engkau tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan hambaMu. Dan karena aku juga yakin, Engkau akan memberikan sesuatu yang jauh lebih indah setelah ini. Sesuatu yang indah pada waktunya :’)
Semoga diri ini makin kuat lagi dan terus bersyukur meski dalam keadaaan apapun. Semoga diri ini selalu dekat denganMu dan semoga diri ini bisa semakin lebih dewasa tuk menjalani dan menghadapi segala sesuatunya.
Aamiin, aamiin allahuma aamiin 0:’)
Rabu, 11 Juni 2014
Psikologi Anak Pemalu dan Pendiam
Mendidik anak itu gampang-gampang susah, bahkan tidak lebih mudah dibandingkan membesarkannya. Bila Anda terlalu menggampangkan dalam mendidik anak dapat membuat anak terlalu bebas atau merasa tidak diperhatikan. Namun bila Anda mendidik terlalu keras, bisa membuat anak merasa tertekan dan memberontak. Tak sedikit yang menyorot soal mendidik anak ini.
Emosional Anak
Perkembangan emosional anak seringkali membuat para orang tua bingung. Tak jarang yang menyikapinya secara ekspresif dan keras. Bahkan orang tua sering merasa was-was atau khawatir terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada anak. Termasuk ketika anak berubah menjadi pemalu, pendiam, dan senang menyendiri.Perasaan malu pada anak mulai muncul saat usia satu tahun. Pada saat itu rasa malu timbul karena anak sudah mulai bisa membedakan antara orang-orang yang sudah dikenal dengan orang-orang yang dianggapnya asing. Perasaan malu ini tidak muncul tiba-tiba, melainkan bisa karena temperamen anak sejak lahir maupun karena pengaruh perlakuan orang tua terhadap anak.
Harapan Tinggi
Ada beberapa jenis perlakuan orang tua yang membuat anak menjadi pemalu. Diantaranya, harapan yang terlalu tinggi dari orang tua terhadap anak. Para orang tua mengharapkan anak menjadi seseorang yang ‘lebih unggul’. Baik menyangkut kepintaran, kecerdasan, ekspresi, kelucuan, maupun perkembangan fisik. Namun harapan orang tua ini justru bisa berbalik menjadi tekanan bagi anak ketika berlebihan.Artikel psikologi anak banyak yang menyorot sikap berlebihan orang tua dalam melindungi anak, justru akan memberikan efek kurang baik pada anak. Orang tua yang terlalu protektif, banyak memberikan larangan, maupun berbagai pembatasan justru akan membuat anak menjadi takut untuk berbuat dan malu terhadap orang-orang di sekitarnya.
Dalam mendidik anak, orang tua biasanya terjebak pada berbagai ketakutan maupun kejengkelan menghadapi perkembangan kejiwaan anak. Larangan maupun pembatasan orang tua merupakan cermin ketakutan apabila anak-anak ingin bermain akan menjadi kotor, terkena penyakit, jatuh, atau ketakutan lainnya. Sementara pada sisi lain, ketika anak menunjukkan kebandelan dan kebebasan dalam berekspresi seringkali ditangkap sebagai beban yang menjengkelkan orang tua sehingga perlu dibatasi.
Persaingan
Sedangkan faktor lainnya yang mempengaruhi anak menjadi pemalu adalah persaingan antar saudara atau teman sebaya. Seorang anak yang aktif akan mudah bergaul, periang, dan gampang menarik perhatian. Sedangkan anak yang pasif cenderung menarik diri karena kurang mendapat tanggapan dari anak-anak yang lain. Kondisi ini akan semakin membuat anak menjadi pemalu dan tertekan.Menghadapi anak-anak seperti ini, orang tua perlu melepaskan ambisi dalam mendidik anak. Artikel psikologi anak banyak yang menekankan agar orang tua memberikan kebebasan kepada anak, untuk merasakan apa yang diinginkannya. Terutama saat anak berusia 1 - 5 tahun, keleluasaan dalam berekspresi ini justru akan mengembangkan kejiwaan anak menjadi seseorang yang aktif. Sehingga anak tidak akan menjadi malu atau takut terhadap lingkungannya.
Langganan:
Postingan (Atom)

























